Hatiku dan mereka yg berselimutkan anggin mlm beratapkan langgit
Senja dilalui menjusurih malam dgn kaki melangkah tapak demi tapak tanpa jejak tertingal kenangan demi kenangan ku terlewati satu-satu,yaaa..... ku lalui dengan getir tanpa sadar sudah berapa banyak butiran air mata sedih dan gembira ku rasakan semua berlalu kadang semua itu datang bagaikan anggin malam yang berlalu meningalkan seribu Tanya dalam relung hati .
Seandainya semua bisa diraba nyata tanpa sebuah bayang - bayang yang tak pasti jejeknya. hmmm .....ku terus bertanya dengan sejuta khayalan kemana hatiku berhenti mencari penawar hati yang gelisa yang tak berhenti menjelajah bagai musafir yang hilang yaa...semuaaaanya semu!
Waktu bergulir tanpa henti satu demi satu semua hati yang lewat berlalu kadang menjapa terkadang ku abaikan semua bagai misteri. Masih adakah hati yang tak pernah gelisa seditikpun. Apakah jiwa ini gila sehingga hati sendiripun tak pernah tau kemana harus berlabu untuk istrahat sejenak tanpa selalu bertanya sepanjang waktu untuk mencari sebuah ketenanggan dan tujuan yang hakiki dan abadi sesunggunya dunia ini tak akan pernah abadi begitu juga sepotong hati ini, tidak ada yang salah dengan ciptaan tuhan hanya manusia yang tak pernah puas untuk menerima semua yang ada termasuk diriku.
yaaaaaaaaaaaaaa hatiku selalu bertanya dunia diciptakan tuhan begitu lengkap dengan segala isinya tapi menggapa masih tidak ada keadilan dalam kehidupan. Masih banyak air mata yang mengalir hanya untuk mencari sesuap nasi dengan sejuta keringat yang menggalir dengan letih dengan sejuta anggan-anggan untuk mengapai kebahagian tapi entah kapan semua itu menjadi nyata untuk mereka yg terpinggirkan bukan hanya sebuah ilusi dan anggan – anggan semata tapi kenyataan hidup yg inggin di gapai sebuah kebahagian bukan hanya sebuah hayalan tepi kemanakah itu.... , hatiku kadang merinti bercampur marah dan beranggan-anggan bahkan bercerita denggan hatiku sendiri aku inggin membuat dunia ini yang sudah lenggkap dapat menjadi lebih indah dan adil.
hmmmmmmm yaaa hanya sebuah anggan-anggan dan hati yang selalu menjelajah disetiap apa yang kulihat disepanjang waktu dan perjalanan dimana kakiku selalu melangkah menjusurih setiap kehidupan yg ku lalui ..
Hati ini bukan inggin menjadi pahlawan seperti dalam donggen yang selalu diceritakn ibu-ibu untuk mengiringgi tidur sang sibuah hati pada saat malam panjang. Atau cerita pahlawan dalam komik tapi aku hanya ingiin sepengal hati ini mencapai tujuan dan anggan-anggan agar berhenti merintih menangis dalam hati....walau tersenjum
Tuhan aku juga fakir aku sama seperti mereka yang diluar sana berpeluh dengan dingginya malam tapi aku sanggat bersukur padamu yaaa illahi kau berikan kehidupan yang layak pada diriku,kedua orang tuaku,saudara-saudaraku. Dikota ini awal hatiku selalu bertanya di sepanjang langkahku apa yang aku lihat dengan apa yang aku bayangkan serta ingginkan begitu jauh berbeda.
Semakin binggung hatiku semakin menjelajah entah kemana seperti tak berujung!
aku kembali menggores cerita yang hampir ku lupakan tentang mereka yg tak beruntung Lama sudah ku berdiam diri memendam semua yang ku rasa, kini ku kembali dengan sejuta rasa perih dan pedih apa yang semakin banyak kulihat bukan berarti senang tidak dirasa. Apalah arti kesenangan yang didapat tapi semua itu hanya numpang lewat bagai penyedap rasa.
Kini Hatiku kembali menjelajah sepertinya takkan berhenti mengores kehampan hanya diatas coretan yang tak jelas ini teman ku berbagi walau coretan-coretan ceritaku hanya bisa menerima dan bercerita keluh kesah dengan membisu bukan berarti tak mengerti, banyak sudah hatiku melihat semua kenyataan yang penuh dengan misteri sampai kapanpun tak akan pernah berubah ..tetap menjadi misteri untuk meraka yg tak mampu... tidur berselimutkan dingginya malam. kali ini hatiku yang terluka dalam kebisuan bertanya tanpa menemukan jawaban, banyak harapan yang dititpkan, ada panutan yang dijadikan simbol untuk kehidupan agar nasib dpt lbh baik untuk anak cucu mereka kelak tapi semua kini tak ada artinya, kemana tempat mereka menggeluh dan memita karena harapan yang dititpkan dan panutan yang dilihat semua mencoretkan luka dihati tanpa ampun. dengan sebuah janji kosong belaka Kini meraka hanya bisa menyerit dalam kebisuan, hati mereka hanya bisa menahan tagis dalam heningnya malam, hati mereka kini tersayat-sayat bagai segumpal daging yang dicincang dengan kemarahan yang siap diledakan dan hancur berkeping-keping. Mereka ataukah sang pemimpin dan orng2 berdasi yg tdr beralaskan permadani yang tak pernah mengerti arti sebuah kepedihan dan penderitaan melupakan arti kejujuran dan kesetiaan atau mereka yang tak pernah mengerti apa arti hati yang hancur, atau kah san berdasi yang tak pernah mengerti arti sebuah hidup, atau sang berdasi tau hidup ini hanya permainan yang harus diterima dengan pasrah mengabaikan semua tradisi satu kata kesetiaan dan kejujuran.
Meraka yg tak beruntung dlm mengapai kehidupan di atas tanah pusakanya sendiri tertati-tati dengan sejuta keletihan yang ditahan tanpa menjerit untuk memeca kesunjian malam hanya tatapan kosong dengan semua pertanyaan berkecamuk, dan hanya bisa berkata dalam hati kemana hrs meminta dan merintih melepas semua beban di pundak kapan tidur tak beralasankan atap langgit berselimut dingginya malam dan menahan perih yg menjayat perut ..!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar